Jun 15, 2012

"Segenggam pasir"

Cobalah ambil segenggam pasir, lalu pegang erat2 pasir tersebut.. Semakin erat kau genggam pasir itu dengan berbagai alasan, alasan takut kehilangan, alasan terlalu mencintai, alasan cemburu, alasan perbedaan perbedaan.. Semakin pasir pasir itu sedikit demi sedikit akan keluar dan terlepas melalui celah celah jarimu..

Memang cinta sesuatu yang unik, semakin dibiarkan semakin dia bebas bertumbuh.. Semakin dia di genggam semakin di pergi menjauh..

Menganalogikan cinta bak segenggam pasir memang mudah, tapi sungguh tak gampang untuk dilaksanakan..
Perhatian yg biasa engkau dapat, canda tawa dan kata2 cinta yang selalu menghias harimu, bagaikan candu dalam hatimu..

Sesaat ketika ada satu dan lain hal, ketika ada satu kesibukan yang menuntut sedikit waktu dan ketika bukan tidak cinta, tapi minta sedikit waktu untuk selesaikan kewajiban2 hidup, ketika canda tawa dan kata2 cinta yang menghias harimu sejenak vacum..
Reaksi dari diri terkadang tak sesuai dengan prinsip si pasir, reaksi diri ingin berontak dak protes, mana jatah canda untukku hari ini, mana jatah kata2 indah, mana, mana mana, aku kecewa, aku marah aku.. Aku aku aku dan aku lagi..
Bisakah engkau lihat betapa serakahnya dirimu, sesuatu yg seharusnya engkau syukuri telah diterima selama ini, ketika tak ada, apa reaksimu?


Memang itu sifat manusiawi yg terkadang muncul di hati, berbagai aspek bisa saja terlibat di belakang itu semua..
Long distance relationship mungkin, atau kurangnya komunikasi yang jelas antara satu dan lainnya..
Bukan aku membenarkan, bukan juga tuk cari2 alasan pembenaran diri.. Tapi yah memang begitu.. Manusiawi.. Tak luput dari kesalahan..

Bersegeralah meminta maaf.. Bersegeralah selesaikan semua.. Kalau bisa bertemu, usahakanlah bertemu.. Kalau hanya bisa lewat telephone, usahakanlah itu..

_SMO_

2 comments:

  1. HUwaaaaaaaa..... Refleksi yg bagus dan bikin aku pengen nangis... *mewek*
    Banyak hal yg terkadang bikin aku spt itu, dan mmng susah banget menjalani prinsip pasir itu.. Thanks for reminding me... *hugs and kisses*

    ReplyDelete
  2. Thank you shintaa *hugs* yaa sayaoun demikian..hakz.. :D

    ReplyDelete