Cobalah ambil segenggam pasir, lalu pegang erat2 pasir tersebut..
Semakin erat kau genggam pasir itu dengan berbagai alasan, alasan takut
kehilangan, alasan terlalu mencintai, alasan cemburu, alasan perbedaan
perbedaan.. Semakin pasir pasir itu sedikit demi sedikit akan keluar
dan terlepas melalui celah celah jarimu..
Memang cinta
sesuatu yang unik, semakin dibiarkan semakin dia bebas bertumbuh..
Semakin dia di genggam semakin di pergi menjauh..
Menganalogikan cinta bak segenggam pasir memang mudah, tapi sungguh tak gampang untuk dilaksanakan..
Perhatian yg biasa engkau dapat, canda tawa dan kata2 cinta yang selalu menghias harimu, bagaikan candu dalam hatimu..
Sesaat
ketika ada satu dan lain hal, ketika ada satu kesibukan yang menuntut
sedikit waktu dan ketika bukan tidak cinta, tapi minta sedikit waktu
untuk selesaikan kewajiban2 hidup, ketika canda tawa dan kata2 cinta
yang menghias harimu sejenak vacum..
Reaksi dari diri terkadang
tak sesuai dengan prinsip si pasir, reaksi diri ingin berontak dak
protes, mana jatah canda untukku hari ini, mana jatah kata2 indah,
mana, mana mana, aku kecewa, aku marah aku.. Aku aku aku dan aku lagi..
Bisakah
engkau lihat betapa serakahnya dirimu, sesuatu yg seharusnya engkau
syukuri telah diterima selama ini, ketika tak ada, apa reaksimu?
Memang itu sifat manusiawi yg terkadang muncul di hati, berbagai aspek bisa saja terlibat di belakang itu semua..
Long distance relationship mungkin, atau kurangnya komunikasi yang jelas antara satu dan lainnya..
Bukan
aku membenarkan, bukan juga tuk cari2 alasan pembenaran diri.. Tapi
yah memang begitu.. Manusiawi.. Tak luput dari kesalahan..
Bersegeralah
meminta maaf.. Bersegeralah selesaikan semua.. Kalau bisa bertemu,
usahakanlah bertemu.. Kalau hanya bisa lewat telephone,
usahakanlah itu..
_SMO_
HUwaaaaaaaa..... Refleksi yg bagus dan bikin aku pengen nangis... *mewek*
ReplyDeleteBanyak hal yg terkadang bikin aku spt itu, dan mmng susah banget menjalani prinsip pasir itu.. Thanks for reminding me... *hugs and kisses*
Thank you shintaa *hugs* yaa sayaoun demikian..hakz.. :D
ReplyDelete