Tentunya kalian pernah dengar pribahasa ini bukan?
pepatah lama " Tong kosong Nyaring Bunyinya" ini menceritakan tentang orang-orang yang tidak berilmu pengetahuan atau keterampilan.. Biasanya, mereka lebih banyak dan lebih keras omongnya ketimbang yang pintar dan mengetahui banyak hal.
Makanya dalam pergaulan sosial, jangan mudah terkecoh oleh orang-orang
yang terlalu banyak omong. Ngoceh ke sana ke mari dan melontarkan kritik
di sana-sini terhadap orang lain. Boleh jadi mereka itu justru kosong
dari ilmu pengetahuan ataupun keterampilan. Mereka memang mengandalkan
omongan, hingga yang keras dan pedas. Bukankah ngomong saja sangat
mudah? Bukankah ketika diminta bertindak mereka malah mengelak dan
mencari berbagai dalih?
Jangan asal buka mulut jika tidak tahu apa yang sedang dibicarakan.
Jangan asal berucap, meski dengan dalih canda.
Berhenti menyambar lingkaran cerdas dengan sekumpulan kata bodoh..
Jangan asal berkoar-koar menjembatani perasaanMu yang selalu SOK TAU dengan berdalih tentang hal yang bukan BagianMU!
Tahukah Kamu? Disaat kamu membuka mulut yang Bukan BagianMU,kamu terlihat seperti sampah!?yang terperosok didalam tong Kosong yng dikelilingi dengan Jamur beracun?!
Maka,Berhentilah..
Tong kosong nyaring bunyinya….setahu saya kurang lebih sama dengan
Air Beriak Tanda Tak Dalam….keduanya memiliki makna yang sama….
Makna yang menunjuk kepada orang yang terlalu banyak bicara…..padahal
bicaranya tidak bermakna apa-apa…..tidak memiliki isi…..tidak
dalam….dan semakin banyak dia bicara akan semakin menunjukan
“kekosongan” dirinya.
Tidak jarang kita temukan orang-orang seperti itu disekitar kita……dia mendominasi pembicaraan….tidak mau kalah
dalam berdebat….seolah-olah menguasai tema pembicaraan….memperlihat
kan kecerdasaannya…memperlihatkan kehebatannya….memperlihatkan ketinggiannya posisinya…..
Padahal semua itu “kosong” EMPTY!………
Biasanya pembicaraan orang-orang seperti itu hanya dua ciri :
Pertama : dia sedang membicarakan dirinya sendiri…..memuji dirinya
sendiri, bercerita kehebatannya sendiri, bercerita peran-peran yang
penting, bercerita tentang jaringan kenalannya yang luas, dst..
Kedua : dia sedang membicarakan kekurangan orang lain….mencela orang
lain bodoh, menganggap orang lain tidak cerdas, menjelek-jelekan orang
lain, menghina, mencaci maki, dst….
Jika kedua ciri ini terjadi secera bersamaan pada seseorang….maka sesungguhnya..dialah “tong kosong ” itu.Ciri pertama adalah mengangkat dirinya dan karakter kedua menjatuhkan
orang lain…..logika yang digunakan adalah dia bisa terangkat jika dia
bisa menjatuhkan orang lain….
Jadi, dalam pergaulan sosial, jika ada orang-orang pintar atau alim
tetapi terlalu banyak bicara yang tidak penting, bahkan seringkali sok
tahu, patutlah dicurigai: jangan-jangan mereka itu malah tidak tahu
apa-apa. Persis tong kosong yang jika dipukul sangat nyaring bunyinya.
Be aware!
Xoxo
_SMO_

No comments:
Post a Comment