Jul 3, 2012

what ure choice? BE SMART :)

Gambaran Remaja,pemuda-pemudi kita saat ini mirip buih di lautan, terombang-ambing di tengah gelombang, banyak tapi centang perenang, dan mudah diseret arus ke tepi pantai. Kondisi ini merupakan akibat dari gaya hidup hedonis yang kian populer dan seolah wajib diikuti. Realitas hedonisme telah membungkam frame of thinking (kerangka berpikir) generasi muda. Dan selanjutnya menggiring ke dalam culture of banality (budaya kedangkalan), sehingga segala informasi yang mereka terima langsung dicerna mentah-mentah, tanpa diproses, diverifikasi, dan didalami dengan logika kerja pikiran.
salah satu penyebab kondisi di atas merupakan efek domino dari perkembangan teknologi dunia yang semakin maju, dalam hal ini teknologi informasi dan komunikasi, khususnya sosial media. Pengertian sosial media yang banyak dipakai selama ini adalah media internet untuk menyalurkan kreativitas ide dan pemikiran (termasuk di dalamnya jejaring sosial semacam Facebook dan Twitter).Menghabiskan waktu berjam-jam di depan laptop. Tertawa sendiri karena message-chat di YM dengan temannya, atau seru nge-twit followernya,
sosial media sebagai salah satu agen sosialiasasi dijadikan ajang pelampiasan segala isi hati, wall Facebook penuh dengan ratapan GEGANA (Gelisah Galau Merana) atau ANDI-LAU (Antara Dilema dan Galau), juga menjadi ajang bagi para haters untuk perang urat saraf dan saling menghina. Padahal tulisan kebencian di internet sangat besar akibatnya, selain dapat dibaca oleh semua kalangan sampai kapanpun (kalau belum dihapus):)
 Secara umum kita ketahui bahwa sosial media juga sering dijadikan sarana penyebaran pornografi, banyak gambar-gambar “panas” disebarkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab..contoh ringan yang masih diingat : video porno ariel dan luna maya, or etc..
  konon juga perusahaan-perusahaan besar telah mengumpulkan data orang-orang yang diblack-list untuk tidak direkrut menjadi karyawan karena perilaku buruk mereka di dunia maya. Hal ini yang perlu menjadi perhatian kita apabila tetap mau menyodorkan diri sebagai seorang karyawan.. serem ya guys?:s ..
Sejauh ini saya menceritakan sisi negatif dari sosial media itu sendiri.. wah..  tapi jangan salah sosial media juga membuat gebrakan yang positif.
  • *Dari dalam negeri bisa kita ambil contoh, bagaimana masyarakat begitu terpancing emosinya ketika perseteruan cicak vs buaya, betapa masyarakat yang peduli dengan KPK, membuat berbagai gerakan di dunia maya seperti “Satu Juta Dukungan untuk KPK” atau mungkin kita masih ingat dengan seorang ibu rumah tangga bernama Prita Mulya Sari yang berpekara dengan salah satu rumah sakit hanya karena menulis e-mail tentang keluhan pelayanan rumah sakit tersebut. Masyarakat pun bergerak dengan membuat gebrakan “Koin untuk Prita”. Hal tersebut mengilhami kita untuk melakukan hal-hal yang lebih baik dan membuatnya menjadi lebih nyata dan keluar dari kerangkeng dunia maya.
  •  *Facebook Fanspage Om Mario Teguh yang telah mencapai 5,8 juta orang perlu menjadi landasan bagi kita ,saya sekalipun. kalau mau memendarkan kebaikan melalui sosial media.

So,guys.. intinya disini saya mempaparkan pengaruh negatif dan positif dari Sosial Media itu sendiri..
tergantung dari kitanya mau mempergunakan sosial media ini sendiri ke arah yang mana.. :)
Be Smart

XOXO
_SMO_

No comments:

Post a Comment